Cari Blog Ini

AKTIVITAS BISNIS INTERNASIONAL SHOPEE DISUSUN OLEH:   MUHAMMAD ROMI 1612110030 MATA KULIAH : BISNIS INTERNASIONAL S1-Manajeme...



AKTIVITAS BISNIS INTERNASIONAL SHOPEE

DISUSUN OLEH:

 

MUHAMMAD ROMI 1612110030



MATA KULIAH : BISNIS INTERNASIONAL

S1-Manajemen






FAKULTAS EKONOMI

INFORMATICS AND BUSINESS INSTITUT DARMAJAYA

BANDAR LAMPUNG

2019

 

BAB I

PENDAHULUAN

1.      Latar Belakang

 

Perkembangan teknologi informasi yang sedimikian cepatnya telah membawa dunia memasuki era baru yang lebih cepat dari yang pernah dibayangkan sebelumnnya. Setidak-tidaknya ada empat era penting sejak ditemukannya komputer sebagai alat pengolah data sampai dengan era internet dimana komputer menjadi senjata utama dalam berkompetisi. Penggabungan antara teknologi komputer dengan telekomunikasi telah menghasilkan suatu revolusi di bidang sistem informasi. (Januar, 2015)

 

Geliat pertumbuhan e-commerce Indonesia masih belum padam. Perusahaan yang bergerak di bidang kosultasi bisnis dan manajemen Frost & Sullivan memperkirakan bahwa ukuran pasar e-commerce Indonesia  di tahun 2019 bisa mencapai $3,8 miliar (sekitar Rp 52 triliun) dengan pertumbuhan sebesar 31,1 persen. Diperkirakan juga bahwa transaksi online (cashless, biasanya berbasis kartu kredit dan debit) akan menyalip cash on delivery (COD) sebagai metode pembayaran standar di Indonesia.

 

Terdapat 5 model bisnis e-commerce di Indonesia, yaitu Iklan Baris, Marketplace C2C, Shopping mall, Toko online B2C, Toko online social media. Salah satu model bisnis e-commerce yang banyak digunakan adalah Marketplace C2C. Hal ini dikarenakan pada model Marketplace C2C kegiatan jual beli harus menggunakan fasilitas transaksi online seperti layanan escrow atau rekening pihak ketiga untuk menjamin keamanan transaksi. Penjual hanya akan menerima uang pembayaran setelah barang diterima oleh pembeli. Selama barang belum sampai, uang akan disimpan di rekening pihak ketiga. Apabila transaksi gagal, maka uang akan dikembalikan ke tangan pembeli. Fasilitas ini memberikan kenyamanan bertransaksi bagi penjual maupun pembeli. (Lukman, 2014)

 

Salah satu aplikasi Marketplace yang sedang marak digunakan adalah Shopee. CEO Shopee, Chris Feng mengatakan Shopee adalah satu dari banyak pihak yang memanfaatkan peluang bisnis E-Commerce dengan meramaikan segmen mobile Marketplace melalui aplikasi mobile mereka untuk mempermudah transaksi jual beli melalui perangkat ponsel. Secara general, Shopee sendiri memposisikan dirinya sebagai aplikasi Marketplace. Pendekatan sosial tersebut dipilih karena Asia Tenggara merupakan kawasan yang gemar bermain media sosial. Bukan rahasia lagi bila Indonesia adalah negara yang paling aktif bermain di ranah media sosial. (Priambada, 2015) Bahkan di Indonesia penggunaan media sosial bukan hanya untuk berkomunikasi tetapi juga sudah merambah ke kegiatan jual beli.



BAB II

PEMBAHASAN



2.1 Company Profile’s Shopee

Shopee adalah aplikasi Marketplace online untuk jual beli di ponsel dengan mudah dan cepat. Shopee menawarkan berbagai macam produk-produk mulai dari produk fashion sampai dengan produk untuk kebutuhan sehari-hari. Shopee hadir dalam bentuk aplikasi mobile untuk memudahkan penggunanya dalam melakukan kegiatan belanja online tanpa harus membuka website melalui perangkat komputer.

Pada tahun 2015, Shopee pertamakali diluncurkan di Singapura sebagai pasar mobile-sentris sosial pertama dimana pengguna dapat menjelajahi, berbelanja, dan menjual kapan saja. Terintegrasi dengan dukungan logistik dan pembayaran yang bertujuan untuk membuat belanja online mudah dan aman bagi penjual dan pembeli.

Shopee mulai masuk ke pasar Indonesia pada akhir bulan Mei 2015 dan Shopee baru mulai beroperasi pada akhir Juni 2015 di Indonesia. Shopee merupakan anak perusahaan dari Garena yang berbasis di Singapura. Shopee telah hadir di beberapa negara di kawasan Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, Filipina, dan Indonesia. Shopee Indonesia beralamat di Wisma 77 Tower 2, Jalan Letjen. S. Parman, Palmerah, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11410, Indonesia. (Shopee, 2015) Setelah itu Shopee yang berpusat di Singapura, melakukan ekspansi ke negara ASEAN lain dan membuka Shopee Indonesia, Shopee Malaysia, Shopee Thailand, Shopee Taiwan, Shopee Vietnam dan Shopee Filipina. Shopee hadir di Indonesia untuk membawa pengalaman berbelanja baru. Shopee memfasilitasi penjual untuk berjualan dengan mudah serta membekali pembeli dengan proses pembayaran yang aman dan pengaturan logistik yang terintegrasi. Saat ini, angka unduhan Shopee telah mencapai satu juta unduhan di Google Play Store. (Priambada, 2015)

Sasaran pengguna Shopee adalah kalangan muda yang saat ini terbiasa melakukan kegiatan dengan bantuan gadget termasuk kegiatan berbelanja. untuk itu Shopee hadir dalam bentuk aplikasi mobile guna untuk menunjang kegiatan berbelanja yang mudah dan cepat. Kategori produk yang ditawarkan Shopee lebih mengarah pada produk fashion dan perlengkapan rumah tangga.

Pada halaman awal pengguna akan disambut dengan 21 kategori yang tersedia di Shopee, yaitu Pakaian Wanita, Pakaian Pria, Sepatu Wanita, Sepatu Pria, Tas, Fashion Muslim, Aksesoris Fashion, Kecantikan & Kesehatan, Jam Tangan, Gadget, Perlengkapan Olahraga, Hobi & Mainan, Perlengkapan Bayi & Anak, Perlengkapan Rumah, Elektronik, Komputer & Aksesoris, Makanan & Minuman, Voucher, Fotografi, Otomotif, dan Serba Serbi yang di dalamnya terdapat camilan dan dekorasi rumah. (Priambada, 2015)

Beberapa keunggulan Shopee menurut Chris Feng, CEO Shopee dalam acara peluncuran Shopee di Jakarta adalah: Menjual barang dengan cukup cepat, dapat dilakukan hanya dalam waktu 30 detik. Memiliki tampilan yang sederhana dan dapat dengan mudah digunakan walaupun oleh pengguna baru. Menawarkan fitur chatting dengan penjual sehingga dengan mudah bisa langsung bertransaksi atau tawar menawar. Fitur ini sangat memudahkan pengguna aplikasi shopee mengingat di aplikasi atau situs e-commerce lainnya pembeli harus menyimpan nomer telepon terlebih dahulu untuk berhubungan langsung. Fitur chatting pada aplikasi shopee juga berbeda karena selain bisa mengirim pesan tetapi juga bisa mengirim tautan seperti foto. Memiliki fitur tawar yang memungkinkan pembeli untuk menawar harga yang sudah ditetapkan oleh penjual.

 

2.2 AKTIVITAS – AKTIVITAS BISNIS INTERNASIONAL.

Perusahaan yang memasuki bisnis internasional pada umumnya melibatkan diri secara bertahap dari tahap yang paling sederhana yang tidak mengandung resiko sampai tahap yang paling kompleks dan mengandung resiko bisnis yang sangat tinggi, adapun tahap tersebut sebagai berikut :

1.    EKSPORT INSIDENTIL (INCIDENT At EXPORT) Suatu perusahaan yang dimulai dari suatu keterlibatan yang paling awal yaitu dengan melakukan eksport insidentil. Terjadi pada saat adanya kedatangan orang asing di negeri kita kemudian dia membeli barang – barang dan kemudiannya mengirimkan ke negeri asing.

2.    EKSPORT AKTIF (ACTIVE EXPORT) Tahap terdahulu dapat berkembang terus dan terjalinlah hubungan bisnis yang rutin dan kontinyu dan transaksi tersebut makn lama akan semakin aktif. Keaktifan hubungan transaksi bisnis ditandai dengan semakin berkembangnya jumlah maupun jenis komoditi perdagangan internasional tersebut. Tahap aktif di perusahaan negeri sendiri mulai aktif melaksanakan manajemen atas transaksi. Tidak seperti tahap awal dimana pengusaha bertindak pasif.yang disebut tahap pembelian atau “Purchasing”.

3.    PENJUALAN LISENSI (LICENSING) Tahap berikutnya tahap penjualan lisensi adalah hanya merek atau lisensinya, sehingga negara penerima dapat melakukan manajemen yang cukup luas terhadap pemasaran maupun proses produksinya termasuk bahan baku serta peralatannya. Untuk pemakaian lisensi tersebut perusahaan dan negara penerima harus membayar fee atas lisensi kepada perusahaan asing tersebut.

4.    FRANCHISING Tahap yang lebih aktif yaitu perusahaan di suatu negara menjual tidak hanya lisensi atau merek dagang akan tetapi lengkap segala atributnya termasuk peralatan, proses produksi, resep – resep campuran proses produksinya, pengendalian mutunya, pengawasan mutu bahan baku maupun barang jadinya serta bentuk pelayanannya. Yang disebut “Franchising”, atau franchise maka perusahaan yang menerima disebut “Franchisee”, perusahaan pemberi disebut “Franchisor”. Jenis usahanya misalnya makanan, restoran, supermarket, fitness centre dan sebagainya.  Bentuk Franchise yang saat ini populer di negeri sendiri antar perusahaan domestik ini memiliki beberapa kebaikan antara lain :

  • Manajemen sistem yang sudah teruji.
  • Memiliki nama yang sudah terkenal.
  • Performance record yang sudah mapan untuk alat penilaian.

Sebaliknya yang memiliki kejelekan antara lain :

  • Biaya tinggi untuk menerapkan Franchise
  • Keputusan bisnis akan dibatasi oleh Francilisor
  • Sangat dipengaruhi oleh kegagalan dari bentuk Franchise lain. Apabila kegagalan yang satu akan timbul anggapan bahwa bentuk franchise yang lain pun jelek.

5.    PEMASARAN DI LUAR NEGERI . Tahap bentuk Pemasaran di Luar Negeri, ini  akan memerlukan intensitas manajemen serta keterlibatan yang lebih tinggi karena perusahaan pendatang (Host Country) haruslah secara aktif dan mandiri untuk melakukan manajemen pemasaran bagi produknya itu di negeri asing (Home Country). Maka perusahaan akan mengetahui lebih pasti tentang perilaku konsumennya yang tidak lain dan tidak asing baginya karena mereka adalah orang – orang setempat atau penduduk setempat. Tahap ini sering disebut sebagai tahap “Pemasaran aktif” atau “Active Marketing”.

 

6.    PRODUKSI DAN PEMASARAN DI LUAR NEGERI (Total International Business) Tahap yang terakhir adalah tahap yang paling intensif dalam melibatkan diri pada bisnis internasional yaitu “Produksi dan Pemasaran di Luar Negeri”. Dalam tahap ini perusahaan asing datang dan mendirikan perusahaan di negeri asing itu lengkap dengan segala modalnya, lalu melakukan proses produksi di negeri itu, dan menjual hasil produksinya di negeri penerima tersebut. Bentuk ini memiliki unsur positif bagi negara yang sedang berkembang karena negara penerima tidak perlu menyediakan modal yang sangat banyak untuk mendirikan pabrik tersebut pada umumnya negara berkembang masih miskin dana untuk pembangunan bangsanya. Hal ini wajar karena tidak impor maka barang hasil industri dari negara asing itu akan menyaingi dan mematikan cabang industri didalam negeri sendiri.

 

2.3 Aktivtitas Bisnis Internasional  Shopee

Markas

Singapore

Wilayah operasi

Southeast Asia, Taiwan

Tokoh penting

Chris Feng, Forrest Li

Sektor

Perdagangan elektronik

Perusahaan induk

Sea Limited (NYSE: SE)

Situs web

shopee.sg (Singapore)
shopee.com.my (Malaysia)
shopee.ph (Philippines)
shopee.co.id (Indonesia), shopee.tw (Taiwan)
shopee.co.th (Thailand)
shopee.vn (Vietnam)

Shopee yang berpusat di Singapura, melakukan ekspansi ke negara ASEAN lain dan membuka Shopee Indonesia, Shopee Malaysia, Shopee Thailand, Shopee Taiwan, Shopee Vietnam dan Shopee Filipina. Shopee pertama kali dimulai sebagai pasar pelanggan untuk pelanggan (C2C) tetapi telah beralih ke model hibrid C2C dan Bisnis untuk Pelanggan (B2C) semenjak meluncurkan Shopee Mall yang merupakan platform toko daring untuk distribusi brand ternama.

Shopee bermitra dengan lebih dari 70 penyedia layanan kurir di seluruh pasarnya untuk menyediakan dukungan logistik bagi penggunanya. Shopee berkolaborasi dengan berbagai jasa logistik lokal, serta penyedia jasa transportasi daring. Pada tahun 2017, platform ini mencatat 80 juta unduhan aplikasi dan lebih dari 180 juta produk aktif dari lebih dari empat juta wirausaha. Pada Q4 2017, melaporkan nilai perdagangan bruto (GMV) sebesar US $ 1,6 miliar, naik 206 persen dari tahun sebelumnya.

Di Malaysia, Shopee menjadi portal perdagangan elektronik ke-3 yang paling banyak dikunjungi di Q4 2017, menggantikan Lelong dan melampaui peringkat Lazada sebagai aplikasi terbaik di Google Play dan iOS App store. Demikian pula di kalangan konsumen di Indonesia, survei yang dilakukan pada bulan Desember 2017 oleh TheAsianParent mengungkapkan bahwa “untuk ibu-ibu Indonesia, Shopee adalah platform belanja pilihan pertama (73%), diikuti oleh Tokopedia (54%), Lazada (51%) dan Instagram (50 %).

Perusahaan induk Shopee, Sea Group, mengajukan penawaran umum perdana di New York Stock Exchange (NYSE) pada bulan Oktober 2017 sebesar US $ 1 miliar. Tencent adalah pemegang saham utama Sea Group dengan pangsa 39,7% sementara Blue Dolphins Venture yang merrupakan sebuah organisasi yang dibentuk oleh pendiri Sea Group, Forrest Li memegang 15%. Forrest Li sendiri memiliki 20%, dan Chief Technology Officer, Gang Ye memegang 10%.

E-commerce Terbesar di Asia Tenggara

Lembaga analisis data aplikasi independen, App Annie merilis data bahwa Shopee menjadi e-commerce dengan jumlah total download app terbanyak di Asia Tenggara dengan Lazada yang menempati posisi kedua. Shopee memiliki nilai total GMV di tahun 2018 sebanyak US $ 2,7 miliar, naik 153 persen dari tahun 2017.

Netizen Brand Choice Award

Shopee menerima "The Indonesian Netizen Brand Choice Award 2017" untuk kategori Belanja Online pada Maret 2017. Penghargaan ini merupakan bagian dari komitmen Warta Ekonomi untuk mengapresiasi perusahaan dan brand di seluruh negeri yang telah menunjukkan dampak positif signifikan pada platform digital, khususnya di media sosial.

 Marketing Award

Shopee menerima penghargaan sebagai salah satu pemenang “The Best in Marketing Campaign” di ajang penghargaan bergengsi Marketing Award 2017 yang dipersembahkan oleh Majalah Marketing pada September 2017 lalu. Terpilihnya Shopee merupakan pengakuan atas suksesnya kampanye pemasaran yang terpusat pada pengguna pada tahun sebelumnya, seperti Mobile Shopping Day 2016 dan Kampanye Ulang Tahun “Paling Murah” yang memberikan kontribusi signifikan terhadap performa bisnis Shopee dan industri perdagangan elektronik secara umum.

BAB III

KESIMPULAN



Shopee termasuk e-commerce yang sangat diminati untuk melakukan belanja online di indonesia. Shopee merupakan e-commerce internasional, selain di Indonesia Shopee memiliki beberapa store selain di Indonesia yaitu di Singapore, Thailand, dan Vietnam. Shopee merupakan e-commerce international yang pertama kali muncul pada awal tahun 2015 di singapore sebagai mobile marketplace pertama di Asia Tenggara. Dengan kemajuan zaman yang begitu cepat, shopee membuka store di Thailand, Vietnam dan Malaysia untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup pria dan wanita Asia Tenggara. Setelah itu, pada awal tahun 2016 Shopee memasuki wilayah Indonesia dengan membuka store di Indonesia untuk memenuhi gaya hidup pria dan wanita di Indonesia yang beraneka ragam. Shopee juga hadir sebagai wadah bagi para penjual yang menjual seluruh kebutuhan pria dan wanita serta memudahkan pria dan wanita di Indonesia untuk mengikuti gaya hidup dengan menggunakan produk yang ada di Shopee. Shopee hingga saat ini masih menjadi mobile marketplace yang pertama di Indonesia yang menawarkan kemudahan untuk melakukan jual beli langsung pada forum jual beli online shopee di Indonesia.



DAFTAR PUSTAKA

https://dailysocial.id/post/frost-sullivan-prediksi-nilai-industri-e-commerce-indonesia-capai-52-triliun-rupiah-tahun-2019

https://id.wikipedia.org/wiki/Shopee

https://careers.shopee.co.id/about/

https://inet.detik.com/business/d-3054826/misi-shopee-di-e-commerce-ke-indonesia-lalu-kuasai-asia

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.shopee.id&hl=in

 


MAKALAH MEMAKSIMALKAN GEOSTRATEGI INDONESIA DISUSUN OLEH: MUHAMMAD ROMI 16121110030  Kelas: S01 MATA KULIAH : KEW...




MAKALAH
MEMAKSIMALKAN GEOSTRATEGI INDONESIA



DISUSUN OLEH:

MUHAMMAD ROMI
16121110030

 Kelas:
S01

MATA KULIAH : KEWARGANEGARAAN

DOSEN PENGAMPU:
Banon Eko Susetyo, Drs.,M.Si


FAKULTAS EKONOMI
INFORMATICS AND BUSINESS INSTITUT DARMAJAYA
BANDAR LAMPUNG
2018

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI............................................................................................................
KATA PENGANTAR............................................................................................
BAB I  PENDAHULUAN
1                Latar Belakang................................................................................................................
2                Rumusan Maasalah.........................................................................................................
3                Tujuan ............................................................................................................................
BAB II PEMBAHASAN
1.        GEOSTRATEGI................................................................................................................
2.        Implementasi Geostartegi Indonesia .............................................................................. ...
3.        Ketahanan Nasional Sebagai Geostrategi............................................................................
4.        Contoh Kasus Geostrategi Indonesia...................................................................................
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan.......................................................................................................... ...............

DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................

















KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah Memaksimalkan Geostrategi Indonesia. Meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterimakasih kepada Bapak Banon Eko Susetyo, Drs.,M.Si selaku Dosen mata kuliah Kewarganegaraan yang telah memberikan tugas ini kepada kami.

Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa didalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami buat dimasa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.

Semoga makalah ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya makalah yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan.

                                                                                    Bandar Lampung, 15 Juli 2018
                                                                                                                        Penulis,














BAB I
PENDAHULUAN

1.      LATAR BELAKANG
Geostrategi adalah sebuah masalah yang teramat penting bagi bangsa manapun, baik untuk masa depan, masa kini dan bahkan masa lampau. Karena setiap negara dan bangsa tentunya membutuhkan strategi dalam pemanfaatan wilayah yang mereka miliki sebagai salah satu ruang lingkup nasional. Ini semua di lakukan hanya untuk menentukan sarana, kebijakan, tujuan nasional, perwujudan kepentingan dan yang lainnya melalui sebuah pembangunan. Dengan cara ini sebuah bangsa dan negara akan dinyatakan tetap ada dalam arti politis, hankam, sosial budaya, ideologis dan ekonomis.

Geostrategi sendiri merupakan kata yang berasal dari geo dan strategi yang bermakna bumi dan juga sebuah usaha yang memakai segala seumberdaya kemampuan baik itu SDA maupun SDM yang di lakukan untuk pelaksanaan berbagai kebijakan yang telah di putuskan. Geostrategi ini sendiri di artikan sebagai aturan atau metode yang akan menjadi alat untuk perwujutan cita-cita ataupun tujuan negara melalui sebuah proses pembangunan yang nantinya akan mengarahkan sebuah bangsa dalam membuat keputusan maupun strategi pembanguan yang terimajinasi dan terukur guna mencapai sebuah masa depan yang lebih aman, bermatabat dan lebih baik.

Geostrategi awalnya didefinisikan sebagai geopolitik untuk kepentingan militer, namun di Indonesia geostrategi adalah metode yang digunakan untuk mewujudkan cita-cita proklamasi sebagaimana yang tercantum pada Pembukaan UUD 1945 alinea IV. Oleh karena itu perlu pemanfaatan sumber daya-sumber daya agar cita-cita tersebut tercapai dan dapat dipertahankan. Geostrateginya Indonesia adalah Ketahanan Nasional. Ketahanan Nasional harus diwujudkan dengan dua pendekatan, yaitu pendekatan kesejahteraan dan pendekatan keamanan. Pada tulisan saya ini, saya akan menjelaskan mengenai pendekatan kesejahteraan. Sejahtera erat kaitannya dengan warga Indonesia. Warga Indonesia akan sejahtera apabila hidup mereka tercukupi, apabila mereka makmur dan apabila mereka tidak sengsara. Jika ingin kehidupan mereka tercukupi, maka salah satunya adalah dengan pemaksimalan pemanfaatan sumber daya alam atau kekayaan alam yang dimiliki oleh Indonesia. Dengan pemanfaatan yang maksimal, maka warga-warga Indonesia hidupnya akan terjamin karena mereka tahu bagaimana cara menggunakan sumber daya yang mereka punya di sekitar mereka. Apabila hidup mereka terjamin dan mengalami peningkatan yang bagus maka akan membantu pula dalam pembangunan Negara Indonesia menjadi negara yang lebih maju juga.

2.      Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah yaitu :
·         Sudah maksimalkah kebijakan geostratgi di Indonesia
·         Apa yang dimaksud Geostrategi.
·         Contoh kasus geostrategi.
3.      Tujuan Penulisan
Sesuai dengan masalah yang dihadapi maka makalah ini bertujuan untuk :
·         Mengetahui geostrategi Indonesia.
·         Memahami bentuk geostrategi Indonesia.
·         Mengetahui pemaksimalan geostrategi Indonesia.















BAB II
PEMBAHASAN
1.      Geostrategi

Geostrategi, turunan dari geopolitik, adalah jenis kebijakan luar negeri yang dipandu oleh faktor geografi. Faktor-faktor ini melengkapi, menghambat, atau memengaruhi perencanaan politik dan militer. Layaknya semua strategi, geostrategi berusaha menyamakan cara dengan hasil dalam hal ini sumber daya suatu negara (terbatas atau tidak) dengan tujuan geopolitiknya (lokal, regional, atau global).[butuh rujukan] Strategi berkaitan dengan geografi sebagaimana geografi berkaitan dengan kebangsaan. Colin S. Gray dan Geoffrey Sloan menyatakan bahwa "[geografi adalah] ibu dari strategi."
Geostrategiwan, berbeda dengan geopolitikus, mendukung strategi agresif, dan melihat geopolitik dari sudut pandang nasionalis. Seperti teori politik lainnya, geostrategi sangat bergantung pada geostrategiwan itu sendiri: kebangsaan strategiwan, kekuatan sumber daya negaranya, cakupan tujuan negaranya, geografi politik pada masa itu, dan faktor teknologi yang memengaruhi keterlibatan militer, politik, ekonomi, dan budaya. Geostrategi dapat berfungsi secara normatif (mendukung kebijakan luar negeri berdasarkan faktor geografi), analitis (menjelaskan bagaimana kebijakan luar negeri dibentuk oleh geografi), atau prediktif (memperkirakan keputusan kebijakan luar negeri suatu negara selanjutnya atas dasar geografi).
Banyak geostrategiwan yang juga ahli geografi. Mereka menguasai subbidang geografi seperti geografi manusia, geografi budaya, geografi militer, dan geografi strategis. Geostrategi sangat erat kaitannya dengan geografi strategis.
Setelah Perang Dunia II, sejumlah pakar membagi geostrategi menjadi dua mazhab: teori negara organik Jerman dan geostrategi Inggris-Amerika Serikat.
Kritikus geostrategi mengatakan bahwa geostraegi adalah istilah ilmu semu yang dipakai negara-negara besar sebagai pembenaran atas aspirasi imperialis atau hegemoninya. Geostrategi dianggap tidak relevan karena teknologi semakin canggih. Fokus esensialisnya terhadap geografi membuat para geostrategiwan keliru dalam pelaksaanan kebijakan luar negeri.
2.      Implementasi Geostrategi Di Indonesia
Kekayaan alam yang dimiliki Indonesia tentunya sangat banyak sekali, dari Sabang sampai Merauke. Tak hanya hewani maupun nabati, tetapi kekayaan alam tambang pun ada di Indonesia. Itu dikarenakan letak geografis Indonesia yang diapit oleh 2 Samudera dan 2 Benua. Walaupun Indonesia juga berada pada jalur patahan lempeng bumi, Indonesia masih mendapatkan dampak positif dari letaknya itu. Antara lain, Indonesia menjadi jalur perdagangan internasional, Indonesia memiliki kekayaan alam yang beraneka ragam, memiliki keanekaragaman budaya karena adanya akulturasi budaya dari berbagai negara.
Kembali lagi ke pemanfaatan kekayaan alam yang belum maksimal, mengapa? Karena terkadang warga Indonesia tidak tahu apa saja yang terdapat di tempat yang ia tinggali, kurangnya pengetahuan tentang pemanfaatan sumber daya juga dapat mempengaruhi hal tersebut. Apalagi dalam hal untuk eksplorasi seperti itu membutuhkan teknologi yang cukup baik, sayangnya Indonesia ini dalam bidang teknologi belum terlalu mumpuni seperti negara-negara maju yang lain. Maka dari itu, sesungguhnya diperlukan adanya inovasi di bidang teknologi guna penciptaan ide-ide cemerlang. Namun ada hal yang harus dilakukan terlebih dahulu sebelum mengadakan inovasi tersebut? Apakah itu? Yaitu dengan peningkatan mutu pendidikan, karena dengan tingginya mutu pendidikan Indonesia maka akan lahir para observator dan juga peneliti yang siap meneliti apa saja sebenarnya yang terkandung pada tanah-tanah Indonesia yang sangat banyak ini. Jika menemukan sebuah hal yang baru, menemukan sebuah penemuan yang baru, menemukan sebuah kekayaan alam yang baru, tinggal tunggu apalagi? Langsung saja dikerahkan seluruh warga sekitar untuk membantu mereka dalam penilitian tersebut dan meminta warga sekitar untuk selalu mengolah sumber daya tersebut dengan pantauan peneliti-peneliti Indonesia.
Karena ironi sekali, apabila yang menemukan kekayaan alam Indonesia adalah bukan dari warga negara Indonesia itu sendiri. Ibaratnya, kita yang menempati, kita yang merasakan, tapi kok kita tidak tahu apa saja yang terkandung di bawah tanah yang kita tinggali? Maka sesungguhnya dengan bantuan yang besar dari pemerintah dalam pemanfaatan sumber daya yang maksimal dapat membuat rakyat menjadi sangat makmur dan sejahtera.


3.      Ketahanan Nasional Sebagai Geostrategi Indonesia
Dalam implementasi konsepsi ketahanan nasional dalam pembangunan nasional dapat ditinjau dari beberapa aspek diantaranya :
·         Ketahanan Nasional Pada Aspek Politik
Ketahanan pada aspek politik diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan politik bangsa yang berisi keuletan, ketangguhan dalam menghadapi dan mengatasi tantangan, ancaman, hambatan serta gangguan yang datang dari dalam maupun luar. Perwujudan ketahanan dalam aspek politik memerlukan kehodupan politik bangsa yang sehat, dinamis dan mampu memelihara stabilitas politik. Yaitu dengan mewujudkan beberapa hal sebagai berikut :
o   Hubungan luar negeri ditujukan untuk meningkatkan kerjasama internasional di berbagai bidang dalam rangka memantapkan persatuan bangsa serta keutuhan NKRI.
o   Politik luar negeri terus dikembangkan menurut prioritas dalam rangka meningkatkan persahabatan dan kerjasama antar negara berkembang serta antara negara berkembang dengan negara maju sesuai kemampuan demi kepentingan nasional.
o   Citra positif Indonesia perlu ditingkatkan dan diperluas melalui promosi, peningkatan diplomasi, pertukaran pelajar dan lain sebagainya.
o   Perkembangan dunia terus diikuti dan dikaji agar terjadinya dampak negatif yang dapat mempengaruhi stabilitas nasional dapat diatasi sedari dini.
o   Langkah bersama negara berkembang dengan negara industri maju untuk memperkecil ketimpangan dan mengurangi ketidakadilan perlu ditingkatkan melalui perjanjian perdagangan internasional.
o   Peningkatan kualitas SDM perlu dilaksanakan dengan pembenahan sistem pendidikan, pelatihan dan penyuluhan calon diplomat secara menyeluruh agar mereka dapat menjawab tantangan tugas yang mereka hadapi.
o   Perjuangan bangsa Indonesia yang menyangkut kepentingan nasional, seperti melindungi hak warga negara Republijk Indonesia diluar negeri perlu ditingkatkan.



·         Ketahanan Nasional Pada Aspek Ekonomi
Ketahanan ekonomi diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan perekonomian bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang datang dari Iuar maupun dari dalam negeri baik yang langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan hidup pereokonomian bangsa dan negara Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pencapaian tingkat ketahanan ekonomi yang diinginkan memerlukan pembinaan berbagai hal yaitu antara lain :
o   sistem ekonomi Indonesia diarahkan untuk dapat mewujudkan kemaknmuran dan kesejahtaeraan yang adil dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
o   ekonomi kerakyatan harus menghindarkan sistem free fight liberalism, etatisme dan monopolistis.
o   struktur ekonomi dimantapkan secara seimbang dan saling menguntungkan dalam keterpaduan antar sektor pertanian, industri serta jasa.
o   pembangunan ekonomi memotivasi serta mendorong peran serta masyarakat secara aktif.
o   pemerataan pembangunan dan pemanfaataan hasil-hasilnya senantiasa memperhatikan keseimbangan antar sektor dan antar wilayah.
·         Ketahanan Nasional Pada Aspek Sosial Budaya
Ketahanan di bidang sosial budaya diartikan sebagai kondisi dinamik yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional di dalam menghadapi dan mengatasi segala ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan baik yang datang dari dalam maupun dari luar yang Iangsung maupun tidak Iangsung membahayakan kelangsungan kehidupan sosial budaya bangsa dan negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Wujud ketahanan sosial budaya tercermin dalam kehidupan sosial budaya bangsa yang mampu membentuk dan mengembangkan kehidupan sosial budaya manusia dan masyarakat Indonesia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Masyarakat yang rukun bersatu, cinta tanah air, berkualitas, maju dan sejahtera. Masyarakat tersebut haruslah mampu menangkal  penetrasi terhadap budaya asing yang tidak sesuai kebudayaan nasional. Esensi pengaturan dan penyelenggaraaan kehidupan sosial budaya bangsa Indonesia yang demikian adalah pengembangan kondisi sosial budaya Indonesia dimana setiap warga masyarakat dapat merealisasikan pribadi dan segenap potensi manusiawinya berdasarkan Pancasila

·         Ketahanan Nasional Pada Aspek Pertahanan dan Keamananan
Ketahanan pertahanan dan keamanan yang diharapkan merupakan kondisi daya tangkal yang dilandasi oleh kesadaran bela negara seluruh rakyat dan mengandung kemampuan memelihara stabillitas pertahanan dan keamanan negara. Untuk mewujudkan keberhasilan Ketahanan Nasional setiap warga negara Indonesia perlu :
Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk  perjuangan non fisik yang disertai keuletan dan ketangguhan tanpa kenal menyerah dan mampu mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi tantangan.
Sadar dan peduli akan pengaruh yang timbul pada aspek ipoleksosbudhankam sehingga setiap warga negara dapat mengeliminir pengaruh buruk pada aspek-aspek tersebut.



4.      Contoh Kasus Geostrategi Indonesia
A.    Masalah Perbatasan Timor Timur Indonesia
Salah satu contoh kasus geostrategi di Indonesia adalah masalah perbatasan negara yang di lakukan oleh Timor Leste, sebuah negara baru yang mulai berdiri semenjak lepas dari NKRI pada tahun 1999 silam. Ini merupakan sebuah kasus geostrategi dimana masyarakat timor leste mengklaim wilayah Indonesia yang tepatnya ada di perbatasan wilayah mereka dengan perbatasan wilayah indonesia yaitu perbatasan antara Timor Leste dan kabupaten Timur Tengah Utara. Ada lima titik yang belum bisa terselesaikan dengan baik yang akan dibawa ke meja PBB sebagai bentuk Perwujudan Nilai Pancasila Bidang Politik. Lima titik tersebut adalah Tubu Banat, Nimlat, Imbate, Sumkaem dan Haumeniana yang total luas di kuasai oleh timor leste sebanyak 1.301 ha. Sedangkan tiga titik yang ada diantara kelima titik tersebut ada di perbatasan Timor Leste dengan kabupaten timur tengah dan di perbatasan belu. Penetapan batas lautpun menjadi imbas dai lamanya dan berlarutnya penyelesaian masalah perbatasan ini.
B.     Sengketa Pulau Miangas Indonesia – Filipina
Kemudian contoh kasus geostrategi di Indonesia lainnya adalah sengketa perebutan pulau Miangas yng di perebutkan Filipina dengan indonesia. Sengketa perebutan pulai ini terjadi pada tahun 1979 silam dimana adanya perebutan antara pantai Mindanao yang merupakan wilayah filipina dan pulau miangas di indonesia. Karena jika mengkaji secara jauh maka kasus ini akan berbuntut panjang seperti halnya Sejarah UUD. Pulau Miangas sendiri telah di putuskan menjadi bagian wilayah Hindia Belanda pada tahun 1928, namun letak dari pulau ini yang berada di sebelah perairan Filipina menyebabkan adanya sengketa tersebut. Bahkan kepemilikan pulau ini semakin di perjelas dengan adanya tugu perbatasan yang terjadi antara wilayah Indonesia dengan wilayah Filipina di tahun 1955.
C.     Batas Perairan Antara Indonesia Dengan Malaysia di Selat Malaka
Ini merupakan salah satu perselisihan yang di picu pada tahun 1969 dimana kala itu Malaysia menyatakan bahwa mereka memiliki lebar wilayah 12 mil laut ketika melakukan pengukuran garis dasar yang mengacu pada ketetapan di dalam Konvensi Jenewa yang terjadi tahun 1958. Padahal indonesia sebenarnya lebih dahulu telah melakukan penentapan batas wilayahnya sekitar 12 mil laut yang berada di garis dasar ini juga termasuk selat malaka tentunya. Ini menjadi sebuah perseteruan antara kedua belah pihak negara tersebut tentang batas dari laut wilayah perairan mereka di selat malaka yang tidak sampai 24 mil laut. Namun pada tahun 1970 pada bulan februari hingga bulan maret, diadakan sebuah perundingan tentang batas wilayah tersebut hingga akhirnya melahirkan sebuah perjanjian tentang batas batas wilayah perairan yang dimiliki kedua negara di selat malaka.
D.    Batasan Daratan Indonesia Dengan Malaysia Mengenai Ambalat
Ini adalah sengketa lain di contoh kasus geostrategi yang di alami oleh Indonesia dengan malaysia karena perebutan wilayah ambalat. Perebutan terjadi karea potensi dan keistimewaan pulau ambalat yang kaya akan kekayaan bawah laut dan bahkan untuk sektor pertambangan minyak. Sengketa ini berdasar pada sebuah peta baru yang di buat malaysia yang secara mengejutkan memasukan pulau ligitan dan sipadan kedalam peta mereka tahun 1969 dan tentu saja hal ini membuat indonesia tidak terima. Peran Warga Negara dalam Proses Pembangunan tentunya akan terganggu dengan adanya hal tersebut. Karena penentuan itu di dasarkan oleh aturan yang tidak jelas dan bersifat sepihak. Pengajuan dan pembaharuan sepuhak tersebut membuat indonesia tidak menyetujui peta baru negara malaysia.
E.     Batas Daratan Di Negara Indonesia dengan Singapura
Ini merupakan sebuah sengketa yang melibatkan negara Indonesia dengan Singapura yenyang adanya penambangan di pasir laut di dekat Kepri yang di lakukan pemerintah Singapura yang seharusnya mendapatkan persetujuan Indonesia terlebih dahulu. Karena adanya aktifitas penambangan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada ekosistem di bagian pesisir pantai hingga banyak para nelayan di indonesia kehilangan pekerjaan mereka. Bahkan keberadaan beberapa pulau kecil di indoensia kian terancan akibat dari penambangan pasir laut yang paling serius karena telah ada kasus seperti pulau nipah yang akhirnya tenggelam. Karena hal ini nantinya akan menyebabkan adanya pergeseran dna perubahan antara batasan laut indonesia dengan wilayah singapura, karena bentuk geografis indonesia menjadi berubah. Maka kementrian pertahanan indoensia melakukan upaya untuk mereklamasi pulai nipa di tahun 2004 hingga tahun 2008 untuk menjual pasir pantai yang berada di pulau tersebut ke pemerintah Singapura.















BAB III
PENUTUP
1.      Kesimpulan

Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang serasi dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh berlandaskan Pancasila, dan UUD 1945.

Geostrategi Indonesia bidang pengelolaan sumber daya alam belum maksimal dan perlu adanya pemaksimalan atau pemantapan lagi dengan adanya kerja sama antara pemerintah dengan warga. Dengan pemanfaatan sumber daya alam yang maksimal, tentu dapat meningkatkan Ketahanan Nasional karena rakyat-rakyat Indonesia akan lebih makmur dan sejahtera serta perlahan-lahan cita-cita Indonesia akan tercapai yaitu pada aspek memajukan kesejahteraan umum.



















Daftar pustaka

Hadi,Ismono. 2006. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Mahasiswa. Bandar Lampung: Universitas Lampung.
Sumarsono. 2002. Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Gramedia.
Winarno. 2007. Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Bumi Aksara.